Survei Pengguna Lulusan MIH UMS Tunjukkan Tingkat Kepuasan Sangat Baik

Surakarta — Program Studi Magister Ilmu Hukum Fakultas Hukum dan Ilmu Politik Universitas Muhammadiyah Surakarta (MIH UMS) melaksanakan Survei Kepuasan Pengguna Lulusan periode Agustus 2025–Agustus 2026 sebagai bagian dari evaluasi dan peningkatan mutu pendidikan secara berkelanjutan.

Survei ditujukan kepada pengguna lulusan MIH UMS, yaitu pimpinan, atasan langsung, atau pihak pada institusi tempat alumni bekerja yang mengetahui dan dapat memberikan penilaian terhadap kinerja lulusan. Pengguna lulusan berasal dari berbagai institusi, antara lain instansi pemerintah, lembaga peradilan, kantor hukum, perusahaan, lembaga pendidikan, organisasi masyarakat, serta institusi lainnya.

Penilaian dilakukan terhadap sejumlah kompetensi lulusan, meliputi kepemimpinan, etika dan integritas, penguasaan bidang ilmu, kemampuan bahasa asing, pemanfaatan teknologi informasi, komunikasi, kerja sama tim, kemampuan mengembangkan diri, penyelesaian masalah dan adaptasi, kreativitas, tanggung jawab, kepedulian terhadap lingkungan kerja, serta keluasan wawasan.

Hasil survei menunjukkan tingkat kepuasan pengguna lulusan yang sangat baik. Berdasarkan hasil pengukuran, 43,6 persen penilaian berada pada kategori Sangat Puas, 53,8 persen pada kategori Puas, dan 2,6 persen pada kategori Cukup Puas. Dengan demikian, 97,4 persen penilaian pengguna berada pada kategori Puas dan Sangat Puas.

Sejumlah kompetensi lulusan memperoleh penilaian positif dari pengguna, terutama dalam aspek komunikasi, kemampuan bekerja sama dalam tim, respons terhadap permasalahan, serta tanggung jawab dalam menyelesaikan pekerjaan. Hasil tersebut menunjukkan bahwa lulusan MIH UMS dinilai memiliki kemampuan yang baik untuk beradaptasi dan menjalankan tugas secara profesional di lingkungan kerja.

Di samping capaian positif tersebut, hasil survei juga menjadi bahan evaluasi bagi Program Studi. Beberapa aspek yang masih perlu terus diperkuat antara lain kemampuan bahasa asing, pemanfaatan teknologi informasi di bidang hukum, keterampilan praktis, serta soft skills yang mendukung profesionalitas lulusan. Pengguna lulusan juga memberikan masukan mengenai pentingnya penguatan kemampuan penyusunan dokumen hukum, teknologi hukum, komunikasi profesional, negosiasi, mediasi, dan kepemimpinan.

Sebagai bagian dari upaya meningkatkan kompetensi mahasiswa, MIH UMS telah menyelenggarakan berbagai kegiatan akademik pendukung. Salah satunya adalah diskusi ilmiah mahasiswa yang diarahkan menghasilkan karya dalam bentuk book chapter. Kegiatan ini menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mendiskusikan perkembangan hukum, regulasi, teknologi, serta dinamika industri dan masyarakat.

Salah satu tema yang dikembangkan dalam kegiatan tersebut adalah “Transformasi Hukum dan Perkembangan Industri: Menyiapkan Lulusan Hukum Adaptif di Era Society 5.0.” Melalui tema tersebut, mahasiswa didorong untuk memahami bahwa perkembangan hukum tidak dapat dipisahkan dari perubahan industri, teknologi digital, tata kelola, serta kebutuhan profesi dan dunia kerja.

Melalui penyusunan book chapter, mahasiswa diharapkan mampu mengembangkan kemampuan membaca persoalan hukum secara lebih luas, menghubungkan teori dengan perkembangan nyata di masyarakat dan industri, serta menyusun argumentasi ilmiah yang sistematis. Materi yang dikembangkan dapat mencakup berbagai bidang seperti hukum bisnis, perizinan, keuangan, kesehatan, lingkungan, ketenagakerjaan, ekonomi syariah, perlindungan konsumen, teknologi digital, hingga perkembangan kecerdasan buatan dalam praktik hukum.

Selain diskusi ilmiah, Program Studi juga menyelenggarakan Klinik Publikasi Ilmiah sebagai sarana pendampingan mahasiswa dalam menyusun dan mempublikasikan karya akademik. Kegiatan ini diarahkan untuk meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam menentukan topik penelitian, menyusun artikel ilmiah, memilih jurnal yang sesuai, menggunakan referensi secara tepat, serta memahami proses publikasi ilmiah.

Kedua kegiatan tersebut menjadi bagian dari penguatan budaya akademik di MIH UMS sekaligus sarana untuk meningkatkan kemampuan analisis, komunikasi ilmiah, pengembangan diri, dan keluasan wawasan mahasiswa. Kompetensi tersebut penting agar lulusan tidak hanya memiliki penguasaan ilmu hukum, tetapi juga mampu memahami perkembangan masyarakat, industri, teknologi, dan kebutuhan dunia kerja yang terus berubah.

Hasil Survei Kepuasan Pengguna Lulusan periode Agustus 2025–Agustus 2026 selanjutnya menjadi dasar bagi MIH UMS untuk terus mengevaluasi dan mengembangkan kegiatan akademik mahasiswa. Program-program yang telah berjalan, seperti diskusi ilmiah, penyusunan book chapter, dan Klinik Publikasi Ilmiah, akan terus diperkuat dan diarahkan agar semakin relevan dengan kompetensi yang dibutuhkan oleh pengguna lulusan.

Melalui evaluasi yang dilakukan secara berkelanjutan, Program Studi Magister Ilmu Hukum UMS berkomitmen menghasilkan lulusan yang kompeten, berintegritas, kritis, adaptif, memiliki kemampuan akademik yang kuat, serta mampu memahami perkembangan hukum, industri, teknologi, dan kebutuhan dunia kerja.