Dua Tim Dosen dan Mahasiswa MIH UMS Lolos Pendanaan BIMA Kemendiktisaintek 2026

Surakarta — Dua tim dosen dan mahasiswa Program Studi Magister Ilmu Hukum Universitas Muhammadiyah Surakarta (MIH UMS) berhasil lolos dalam pendanaan penelitian BIMA Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Tahun 2026 melalui Skema PTM.
Tim pertama diketuai oleh Dr. Rizka, S.Ag., M.H. dengan melibatkan mahasiswa Reviani Putri, NIM R100250012, sebagai anggota. Tim tersebut mengusung penelitian berjudul “Humanisasi Peradilan: Perlindungan Martabat Anak Korban Kekerasan Seksual dalam Perspektif Keadilan Transendental.”
Penelitian tersebut berfokus pada perlindungan martabat anak yang menjadi korban kekerasan seksual. Kajian diarahkan untuk mengembangkan pendekatan peradilan yang lebih manusiawi dengan menempatkan kepentingan, hak, dan martabat korban sebagai perhatian utama berdasarkan perspektif keadilan transendental.
Tim kedua diketuai oleh Dr. Muchamad Iksan, S.H., M.H. dengan Jasmine Fahira Maulana, NIM R100250003, sebagai anggota mahasiswa. Penelitian yang diusulkan berjudul “Keadilan Kontraktual: Perlindungan Konsumen dalam Eksekusi Fidusia Berbasis Prinsip Keseimbangan Hak dan Anti Eksploitasi.”
Penelitian tersebut mengkaji perlindungan konsumen dalam pelaksanaan eksekusi jaminan fidusia. Kajian menekankan pentingnya keseimbangan hak para pihak dan pencegahan tindakan eksploitatif agar proses eksekusi dilaksanakan secara adil serta memberikan kepastian dan perlindungan hukum.
Keberhasilan kedua tim menunjukkan kolaborasi aktif antara dosen dan mahasiswa MIH UMS dalam mengembangkan penelitian hukum yang relevan dengan persoalan masyarakat. Keterlibatan mahasiswa juga menjadi sarana penguatan kompetensi penelitian, penulisan ilmiah, dan pengembangan kemampuan akademik.
Program Studi MIH UMS menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut. Pendanaan BIMA diharapkan mendukung pelaksanaan penelitian yang berkualitas, berorientasi pada keadilan, serta memberikan kontribusi bagi perkembangan ilmu hukum dan penyelesaian persoalan sosial di Indonesia.