Surakarta – Dosen Program Studi Magister Ilmu Hukum (MIH) Fakultas Hukum dan Ilmu Politik Universitas Muhammadiyah Surakarta (FHIP UMS) turut serta dalam 1st International Conference, Exhibition, & Innovation on Public Health & International Community Services yang digelar pada 19–22 Agustus 2025 di Waterfront Hotel, Kuching, Sarawak, Malaysia. Konferensi internasional bertema “Building Resilient Public Health Through Community Service” ini menghadirkan dosen, akademisi, serta praktisi di bidang kesehatan dan public health dari berbagai negara. Narasumber yang hadir berasal dari Algeria, Inggris, Australia, Indonesia, Malaysia, dan sejumlah negara lainnya.
Dari UMS, hadir dosen pengampu mata kuliah konsentrasi Hukum Kesehatan Prodi MIH, yakni
Dr. Rizka, S.Ag., M.H. dan Dr. Arief Budiono, S.H., M.H., serta beberapa dosen Prodi Sarjana (S1) yang juga mempresentasikan kajian di bidang hukum kesehatan. Dalam sesi pemaparan, Dr. Rizka menyajikan penelitian mengenai medikolegal dan Artificial Intelligence (AI), sementara Dr. Arief Budiono mengangkat tema jaminan kesehatan sebagai hak konstitusional warga negara. Kedua topik tersebut menjadi sorotan karena menekankan pentingnya pendekatan hukum dalam mendukung penguatan sistem kesehatan masyarakat.
Selain menjadi forum berbagi ide dan hasil penelitian, konferensi ini juga membuka peluang strategis untuk memperluas jejaring kerjasama internasional. Dosen MIH UMS menjajaki kolaborasi riset dan kegiatan akademik bersama para ahli hukum kesehatan dari Inggris dan Australia. Partisipasi UMS dalam konferensi internasional ini semakin menegaskan komitmen universitas dalam mendorong pengembangan keilmuan hukum berbasis nilai Islam yang berorientasi global, serta memperkuat reputasi UMS sebagai universitas berkelas dunia.